When you want something, all the Universe conspires in helping you to achieve it - Paulo Coelho, The Alchemist

Minggu, 12 Juli 2015

Menelusuri Karakter dari Tokoh The East Net tv

The East. Siapa sih yang enggak tau sitkom yang satu ini. Sejak tau jalan cerita the east dari internet, aku terus mengikuti setiap episodenya. Dan mengejar episode – episode yang sudah tayang di tv dan belum pernah aku tonton.

The east bercerita tentang sekelompok tim yang ada dibalik layar Entertainment News. Di kemas dengan genre komedi situasi, The East tidak hanya bercerita tentang tokoh dan karakter saja. Tetapi juga menceritakan bagaimana proses satu tayangan dimulai dari meeting, mencari narasumber atau artis, liputan, editing, preview hingga di bawakan oleh para presenter secara live dan seluruh keribetan, kelucuan dan cara kerja yang ada di broadcasting juga di suguhkan oleh sitkom yang satu ini.

Melalui The East saya sendiri jadi tau bagaimana sebenarnya proses sebuah tayangan bisa tampil di televisi dan siapa saja yang ada dibalik layar.

Kali ini saya lebih interest membahas karakter - karakter pemain The East dan semua yang saya jabarkan dibawah adalah
menurut pandangan saya setelah menonton The East.

Tara Basro As Mutia (Executive Producer)



Mutia adalah Produser Senior yang naik jabatan ke Executive Producer. Di balik sikapnya yang tampak anti sosial, Mutia berjiwa pemimpin yang tinggi. Selalu menuntut sempurna pada anak buahnya. Di ceritakan juga, Mutia selalu melempar kemarahan pada Gista yang tidak bisa mengatur anak buahnya, tetapi ketika Gista salah makan di salah satu episode, Mutia terlihat peduli.
Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa Mutia sosok yang tegas dan ingin kerjaan yang sempurna, galak, tetapi memiliki rasa peduli pada anak buahnya.

Sutan Simatupang As Dhewo (Kepala Departemen Produksi)



Dhewo adalah Kepala Departemen yang membawahi E-News (Entertainmen News). Dhewo cukup di segani oleh anak buahnya. Diam - diam, Duda yang satu ini menyukai Mutia dan selalu menyelipkan ajakan atau tawaran sekedar untuk makan atau apapun di setiap pembicaraannya pada Mutia. Sosoknya terlihat galak dan menuntut Zero Mistake. Dhewo juga tidak akan segan memberi surat peringat pada seluruh bawahannya jika terjadi kejadian fatal.

Gista Putri As Gista (Producer)



Awalnya Gista adalah Producer Junior yang naik jabatan menggantikan Mutia yang duduk di bangku Produser Eksekutif. Selain itu Gista juga merangkap sebagai Presenter E-News bersama Caesar. Gista selalu dituntut untuk bisa mengkoordinasikan dan memantau anak buahnya. Jika terjadi kesalahan dalam kerja, Gista adalah orang pertama yang disalahkan oleh Mutia. Gista di gambarkan sebagai orang yang super bersih. Untuk makan saja, bisa menghabiskan bermenit - menit hanya untuk membersihkan tangan, sendok, meja.

Tanta Ginting As Fajar (Camera Person)



Fajar seorang Camera Person yang hobi makan gorengan, hobi ngutip dan makan makanan yang jatuh, hobi minjam uang dan hobi tidur. Tak jarang Fajar mendapat omelan baik dari Mutia, Gista, Dhewo maupun atasannya langsung atas kerjaannya yang tidak beres. Fajar selalu ngerjain teman - temannya dan selalu memiliki alasan untuk malas kerja. Satu kelebihan Fajar disini. Fajar memiliki banyak kenalan cewe cantik dan bahkan mantan pacar yang cantik. Dibalik sikapnya yang konyol, pesona luar biasanya bisa menghipnotis para cewe cantik.

Ayushita As Putri (Reporter Senior)



Putri adalah kreatif senior di E-News. Karena memiliki koneksi yang banyak dengan para artis dan manajemen artis, Putri memiliki jobdesc menelepon para artis. Jabatannya yang sudah senior dan duduk santai di atas membuatnya malas turun ke lapangan. Ini bisa dilihat di salah satu episode The East. Putri adalah orang yang paling dekat dengan Gista. Putri juga yang paling sering jadi tempat cerita teman - temannya. Baik Gista, Iren dan Andika.

Ge Pamungkas As Andika (Producer Assistant)



Andika jatuh hati pada Gista. Selalu saja terpana setiap bertemu Gista. Tetapi Gista selalu saja illfeel pada Andika. Andika sering salah dalam kerjaannya. Selain itu, kerjaannya sebagai PA selalu saja jadi tempat lemparan kesalahan. Jika Dhewo komplain pada Mutia, Mutia mencecar Gista, maka Gista akan mencari Andika sebagai orang terakhir yang bisa diluapkan kemarahan.
Andika adalah tipe penjilat. Selalu mengatakan mampu, bisa dan tenang saja, dan pada akhirnya semua kerjaannya tidak ada yang beres.

Sahira Anjani As Iren (Reporter Junior)



Iren ngefans dan selalu menjadikan Mutia panutan. Mengikuti kemanapun Mutia pergi dan mencatat apapun yang dikatakan Mutia. Kekagumannya pada Mutia sering membuat teman - temannya menyuruhnya mengerjakan ini itu atas perintah Mutia. Kepolosan Iren sering menjadikannya sasaran empuk Fajar untuk meminjam uang. Tanpa Iren di The East mungkin ceritanya agak garing. Karena setiap komedi yang buat saya tertawa kebanyakan berasal dari scene Iren.

Masih ada beberapa casts lainnya seperti Caesar Gunawan, Safira Umm, Lukman Sardi, dll yang tidak saya bahas. Karena saya lebih interest pada karakter - karakter di atas.
Menurut saya di antara tokoh - tokoh di atas, tingkat ke-natural-an dalam The East untuk urutan pertama ada Ayushita, kemudian Gista Putri, Tara Basro, Sutan Simatupang, Tanta Ginting, Ge Pamungkas dan terakhir Sahira Anjani.
Tetapi tanpa mereka semua, The East is nothing.

1 komentar: