When you want something, all the Universe conspires in helping you to achieve it - Paulo Coelho, The Alchemist

Selasa, 13 Oktober 2015

Review GGS Returns (Season 2) : Remake atau kelanjutan season 1 ?


Malam hari di temani milo hangat, diiringi lagu ‘Mirror’-nya Justin Timberlake oleh GAC sungguh malam indah. Haha, tapi bukan itu intinya. Kali ini saya akan sedikit berbagi pendapat mengenai GGS Returns yang baru saja melayarkan episode 2 di SCTV. Setelah menonton dua episode, saya berpikir apakah ini GGS Returns dalam arti GGS kembali dengan cerita apa baru dengan cerita yang di remake. Selain cerita yang dikemas berbeda dengan ide yang sama, banyak juga karakter yang hampir mirip dengan GGS sebelumnya, yang tampak hanya penamaan tokoh dan artis yang memerankan.

Mari kita bahas satu per satu.


Alur Cerita
Pada GGS sebelumnya, cerita di pusatkan pada darah suci. Dimana sekelompok anak dari keluarga Vampire Agra pindah ke sekolah baru untuk menemukan darah suci. Menurut cerita turun temurun, darah suci dapat memberikan keabadian untuk bangsa Vampire. Sebut saja dalam beberapa kejadian, Digo dan Tristan pernah sembuh dari luka parah dengan setetes darah suci. Darah suci diperebutkan oleh semua bangsa Vampire dan sangat di jaga oleh bangsa Serigala yang sejak dahulu kala merupakan musuh terbesar bangsa Vampire. Jika bangsa Vampire mendapatkan darah suci, maka riwayat bangsa Serigala juga akan berakhir.

Hal ini terjadi pada seorang anak manusia bernama Nayla. Vampire-vampire keluarga Agra menemukan gadis pemilik darah suci tersebut. Tetapi mereka tidak begitu saja bisa memiliki darah suci. Bau dari pemilik darah suci sangatlah menyengat bagi kaum vampire. Dan hanyalah cinta yang bisa membuat vampire bisa dekat dengan pemilik darah suci. Oleh karena itu, Tristan mendekati Nayla. Dan keinginan mereka yang terlalu ingin memiliki darah suci di halangi oleh Galang. Yang kemudian diketahui adalah reinkarnasi dari Gilang, anak Putra Hara dan pada kemah sekolah, Galang digigit serigala dan menjadi serigala yang melindungi darah suci.

Dari cerita Agra, darah suci lahir setiap 700 tahun. Dan darah suci akan terlahir sebagai manusia jika terjadi pernikahan antara bangsa vampire dengan bangsa serigala.

Semetara pada GGS Returns,
Cerita berawal dari lima orang vampire dari keluarga Agra yang masuk ke sebuah sekolah baru. Tujuan utama mereka adalah menguasai sekolah tersebut untuk menemukan kedamaian. Kemudian mencari serigala berdarah merah yang di duga sangat berbahaya. Pantangan dari bangsa vampire adalah tidak boleh jatuh cinta dengan bangsa Serigala, karena hanya akan melahirkan darah suci. Kemudian lima orang vampire ini bertemu sekelompok geng crosser yang ternyata satu sekolah dengan mereka.

Poin penting yang sama di GGS pertama dan GGS returns adalah
-          Bangsa Vampire dan Bangsa Serigala masih menjadi musuh bebuyutan.
-          Darah suci akan lahir bila terjadi perkawinan silang bangsa vampire dan serigala.

Adegan dan bagian cerita yang hampir sama

-         Pada GGS pertama, Tristan satu kelas dengan Nayla, Galang dan Sisi di kelas biologi, sementara  di GGS Returns, Tristan dan Keisha berada di kelas biologi sekelas dengan Jessica dan Prilly.
-          Di GGS pertama, Tristan menolong Nayla yang berjalana dan hampir di tabrak mobil, padahal saat itu Tristan tidak berada di dekat Nayla, tetapi dengan kekuatan vampirenya, Tristan melesat dengan cepat. Dan Nayla mulai curiga dengan Tristan.
Di GGS Returns, Tristan menolong Jessica mengendarai motornya dan hampir di tabrak mobil, saat itu Tristan tidak di dekat Jessica. Dan hal yang sama terjadi, Jessica mulai merasa Tristan adalah seorang yang aneh.
-          Tristan merasakan mual yang luar biasa bila di dekat Nayla, pemilik darah suci pada GGS pertama. Di GGS Returns, Tristan juga mengalami mual yang luar biasa dengan Keisha ketika dekat dengan Jessica. Disini tidak di jelaskan dan tidak di ketahui Jessica adalah darah suci atau bukan.
-          Lima anak keluarga Agra menjadi idola baru karena ganteng dan cantik, hal ini ada di GGS pertama dan GGS Returns.
-          Dan beberapa adegan dan kesamaan lainnya.

Pengembangan Karakter & Perbedaan Karakter Season 1 dan Season 2
-          Terdapat lima orang anggota keluarga Agra yaitu, Tristan, Liora, Yasha, Thea dan Digo di GGS season 1.
Di GGS Returns, terdapat lima orang anggota keluarga Agra yaitu, Tristan, Liora, Stanley, Keisya dan Digo.
-          Untuk karakter Thea yang di hilangkan, di gantikan oleh tokoh Keisya. Persamaan keduanya tidaklah berbeda. Keduanya sama-sama menggunakan kacamata dan memiliki kekuatan melihat kejadian di tempat lain.
-          Untuk karakter Yasya digantikan oleh Stanley. Belum terlihat bagaimana sosok Stanley. Apakah sama dengan penggambaran Yasya di season satu. Untuk tokoh Stanley memang terlihat lebih cool dari segi penampilan.
-          Perbedaan tokoh Nayla dengan Jessica adalah berbanding terbalik. Keduanya sama-sama tampak keras kepala. Tetapi sosok Jessica cenderung tegas dan lebih emosi disbanding Nayla. Jessica di gambarkan lebih tomboy dan menyelesaikan sesuatu hanya dengan balapan.
-          Pada karakter sissy, lebih hobi bercermin dan menjaga penampilan. Kata-kata yang terucap adalah ‘OMG Hello!!’, berbeda dengan tokoh Prilly. Di ceritakan Prilly sama dengan sissy yang bersuara cempreng, tetapi sissy disini lebih tomboy dan tidak terlihat sekedar bercermin atau pun touch up.
-          Tokoh baru muncul disini, yaitu Romi. Romi di gambarkan seorang siswa nyelopos. Asal cerocos saja. Seperti gabungan Galang dan Toby pada season 1. Romi naksir dengan Jessica, seperti Galang yang naksir pada Nayla. Dan candaan serta celetukan Romi hampir mirip dengan Toby dan Galang.
-          Tokoh guru yang dahulu adalah Pak Bandi dan Bu Syahrini di ganti dengan Pak Fandi dan Bu Rini. Bedanya adalah,di GGS 1, pak Bandi berkacamata, maka di GGS Returns, Bu Rini lah yang berkacamata.
-          Serta tambahan tiga karakter dalam geng motor selain Prilly dan Jessica. Mereka adalah Louise, Pedro dan Shiren. Dimana ketiganya belum tampaka bagaimana dan apa karakter mereka.
-          Momsky yang dulunya adalah ibunya Galang di season satu, kini menjadi Mommy beranak lima (anak geng motor) masih digambarkan sama sifatnya. Bule-bule campuran.
Dari info yang beredar di internet, alur cerita GGS Returns adalah cerita beratus tahun yang lalu sebelum GGS season 1 adalah dimana perseteruan bangsa vampire dan serigala. Saya awalnya sedikit membenarkan, karena belum di ceritakan sebenarnya serigala merah adalah Jessica atau Romi. Belum juga di ceritakan keberadaan darah suci.

Dua pemikiran saya atas kelanjutan GGS Returns, yaitu :
-          Mungkin saja serigala merah itu adalah Romi seperti yang di curigai oleh keluarga Agra, karena Romi memiliki aroma yang beda dengan anak-anak lain. Dan juga mereka pernah mendengar suara longlongan serigala di toilet sekolah, walau yang muncul Romi dengan ringtone serigalanya.
-          Atau mungkin, Jessica adalah serigala merah tersebut. Karena saat Tristan tidak fokus dan hampir di tabrak mobil, seorang gadis melesat cepat menolongnya dan tampak sempat di ketahui siapa. Mungkin saja itu Jessica.

Siapa yang tau dengan kelanjutannya? Mungkin saja penulisnya juga belum tau cerita ini akan di bawa kemana. Karena sinetron Indonesia kebanyakan mengikuti rating dan bisa saja cerita yang sudah di rangka, malah dibongkar karena tuntutan rating.

Hanya satu yang tidak berubah dari sinetron yang satu ini. Kebanyakan adegan flashback. Yang tujuannya mungkin untuk mengulur waktu, menghemat stok episode ataupun alasan lain, yang jelas dalam satu episode bisa lebih dari dua kali flashback adegan yang sama cukup mengganggu penonton. Dan yang unik di episode awal adalah, kisah cinta Tristan dan Jessica yang di kemas berbeda dengan Tristan Nayla. Mungkin saja karena karakter tokoh Jessica yang berbeda dengan Nayla.

Semoga harapan penonton agar GGS Returns bisa melampaui GGS season 1 tercapai. Terlebih lagi adegan yang terlalu basi dan garing serta adegan flashback yang berlebihan di seaso 1 tidak terulang di season returns ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar